Besi H Beam Potongan/Per Batang Bontang

  • Info Pemesanan?

    Kantor Pemasaran

    Raya BUNGKAL Gg Sumur no. 50c, Sambikerep-Surabaya

  • ukuran besi h beam, tabel h beam, harga h beam, cara menghitung h beam, harga besi h beam, berat besi h beam, harga besi h beam bekas

    Dalam sebuah proyek konstruksi baja, kadangkala kita kesusahan untuk menghitung volume material untuk bangunan struktur baja. Lebih-lebih bagi yang baru pertama kali terjun dalam dunia proyek. Untuk menghitung material konstruksi baja, hal pertama yang patut kita kenal yakni komponen pokok pembentuk struktur baja hal yang demikian.

    Seandainya Anda mencari isu mengenai baja konstruksi Anda pasti akan menemukan bahwa terbukti baja konstruksi itu bervariasi wujudnya, modelnya, ukurannya, dan kandungan materialnya. Tapi di sini kita tidak akan membahas semua jenis baja konstruksi. Pembahasan artikel kali ini akan difokuskan pada baja I beam dan H beam saja. Mengapa hanya dua ragam ini saja? Karena dua jenis baja inilah yang paling kerap kali digunakan dalam pembangunan struktur bangunan dan yang paling sering membuat orang awam linglung karena sekilas wujud kedua baja ini sama.

    Wujud baja I beam dan H beam sama, terdiri dari baja tipis vertikal yang diapit oleh dua baja horizontal. Sekiranya Anda lihat ujungnya akan nampak seperti huruf Romawi I atau H tergantung bagaimana posisi baja yang Anda lihat. Baja vertikal yang berada di tengah disebut dengan nama “situs” meski dua baja yang mengapitnya dengan lebar tidak melebihi lebar web disebut dengan nama “flange”.

    Jual Konstruksi Besi H Beam Bontang

    ukuran besi h beam, tabel h beam, harga h beam, cara menghitung h beam, harga besi h beam, berat besi h beam, harga besi h beam bekas

    Baja I beam dan baja H beam digolongkan dalam golongan yang sama adalah Wide Flange (WF). Wide Flange yakni baja penyangga yang didesain untuk menyangga benda berat. Makanya Wide Flange dipakai untuk pembangunan struktur lantai, atap, kolom atau tiang pancang bangunan. Karena energinya itu pula maka baja Wide Flange juga diterapkan untuk perakitan rel kereta api dan jembatan. Energi baja ragam Wide Flange ini bisa mengurangi jumlah struktur penopang yang dibutuhkan, memberi kans bagi arsitek atau kontraktor untuk berkreasi mendesain bangunan. Jumlah struktur tiang penyangga yang sedikit berarti lebih sedikit pula jumlah zona yang dipakai untuk memasang tiang di tengah struktur bangunan. Ini berarti ruangan bangunan akan jadi lebih luas dan lebih terbuka.

    Sekiranya Anda datang ke warung material, baja Wide Flange, baja I beam dan baja H beam tak jarang kali dianggap baja yang sama karena memang fungsi dan kegunaan baja I beam dan baja H beam adalah sama adalah sebagai baja penopang. Tetapi ukuran flangenya berbeda. Jadi Anda perlu tahu perbedaan keduanya agar Anda tak salah membeli yang berujung pada perubahan struktur bangunan.

    Tabel Ukuran Besi H Beam

    ukuran besi h beam, tabel h beam, harga h beam, cara menghitung h beam, harga besi h beam, berat besi h beam, harga besi h beam bekas

    Seperti sudah diceritakan sebelumnya flange ialah dua baja pengapit (sering kali juga disebut sebagai bagian alat pendengar), meskipun laman yaitu baja yang berlokasi di tengah. Untuk baja H beam, ukuran flangenya lebih lebar dari baja I beam. Jadi pada baja H beam jarak antara ujung kiri dan ujung kanan flange dengan web yang berada tepat di tengah lebih jauh diperbandingkan jarak antara ujung kiri dan ujung kanan flange dengan laman pada baja I beam.

    Sistem membaca tabel berat besi baja H Beam adalah:

    Sebagai Teladan : L 100X100X6X8mm-12 M’ 206 kg 17. 167

    Artinya dimensi besi H beam hal yang demikian yaitu :

    • Panjang 12 M
    • Tinggi 10 cm
    • Lebar 10 cm
    • Tebal Badan 6 mm
    • Tebal sayap 8 mm
    • Memiliki berat sempurna 206 kg
    • Meskipun berat per M : 206 / 12 = 17. 167

    Baja H beam lebih fleksibel sebab baja H beam bisa disusun menjadi bermacam-macam ukuran. Seandainya Anda membutuhkan baja yang lebih panjang dari ukuran standar, karenanya baja H beam yaitu alternatif yang layak. Baja H beam bisa diciptakan sampai mencapai panjang 330 kaki. Walaupun ukuran panjang I beam lebih terbatas. Ukuran panjang maksimum yang dapat dibuat dari baja I beam ialah 100 kaki. Lebih panjang dari itu karenanya daya topang baja I beam akan berkurang.

    Proses Pembuatan H Beam

    Meskipun format kedua baja sama melainkan ternyata metode pembuatan I beam dan H beam berbeda. Baja I beam dibuat dengan metode rolling. Metode rolling merupakan metode pembentukan metal dimana baja yang akan disusun dimasukkan ke suatu alat yang akan menggiling baja tersebut hingga ketebalan baja sesuai dengan yang ditetapkan. Sistem rolling sama seperti Anda menggiling adonan kue dengan rolling dimana adonan digiling agar jadi tipis. Sistem rolling inilah yang membuat flange I beam lebih kecil dari H beam. Ukuran I beam juga tergantung pada kapasitas mesin rolling yang dimiliki pabrik manufakturnya. Kalau baja H beam lebih banyak dibuat dengan metode built up ketimbang metode rolling dimana flange dan website diciptakan terpisah baru dilekatkan menyusun baja H beam. Makanya ukuran baja H beam lebih bervariasi menurut dimensi lebar dan tingginya.

    Baja I beam diwujudkan dengan sistem rolling dimana komponen flange dan laman disusun dalam satu produksi. Kongkretnya bisa Anda perhatikan di zona sambungan antara flange dan laman. Di sana terdapat semacam lekukan yang menyatukan flange dan web, lekukan ini disebut bevel, yang membuat flange dan laman menjadi satu kesatuan. Apabila baja H beam, dua plat baja yang akan menjadi flange diposisikan mengapit di plat baja yang akan menjadi web. Lalu ketiganya dilas supaya saling merekat sehingga menyusun H beam. Makanya bila Anda perhatikan di area sambungannya Anda bisa memperhatikan jelas bahwa H beam terdiri dari 3 plat baja yang saling dilekatkan.

    Itulah perbedaan-perbedaan mendasar antara I beam dan H beam. Sekilas memang tak tampak perbedaan selain seandainya Anda memperhatikannya dengan seksama. Tapi sekarang sesudah Anda mengetahui perbedaan ini, Anda tentu tidak akan kebingungan lagi saat membeli baja I beam atau H beam. Untuk bahan material yang digunakan pada proses pembuatan, setiap pabrik manufaktur memiliki resep masing-masing, seperti itu juga dengan harganya. Pastikan Anda bertanya khususnya dulu pada distributor sah bagaimana kwalitas bahan baja I beam atau baja H beam sebelum Anda memastikan membelinya.