Besi H Beam Potongan/Per Batang Bukit Tinggi

  • distributordis@gmail.com
    Kantor Pemasaran

    PRODUK INI KOSONG!
    Anda jual produk ini? Letakkan No.Tlp Anda di Halaman Kami. Hubungi Kami ☎ 0813 3407 0056!!

  • ukuran besi h beam, tabel h beam, harga h beam, cara menghitung h beam, harga besi h beam, berat besi h beam, harga besi h beam bekas

    Dalam sebuah proyek konstruksi baja, kadangkala kita kesulitan untuk menghitung volume material untuk bangunan struktur baja. Lebih-lebih bagi yang baru pertama kali terjun dalam dunia proyek. Untuk menghitung material konstruksi baja, hal pertama yang patut kita kenal adalah bagian pokok pembentuk struktur baja hal yang demikian.

    Kalau Anda mencari berita mengenai baja konstruksi Anda pasti akan menemukan bahwa rupanya baja konstruksi itu bervariasi wujudnya, modelnya, ukurannya, dan kandungan materialnya. Tapi di sini kita tidak akan membahas seluruh ragam baja konstruksi. Pembahasan tulisan kali ini akan dipusatkan pada baja I beam dan H beam saja. Mengapa cuma dua macam ini saja? Karena dua macam baja inilah yang paling sering diaplikasikan dalam pembangunan struktur bangunan dan yang paling kerap membikin orang awam kebingungan sebab sekilas bentuk kedua baja ini sama.

    Format baja I beam dan H beam sama, terdiri dari baja tipis vertikal yang diapit oleh dua baja horizontal. Sekiranya Anda lihat ujungnya akan terlihat seperti huruf Romawi I atau H tergantung bagaimana posisi baja yang Anda lihat. Baja vertikal yang berada di tengah disebut dengan nama “website” meski dua baja yang mengapitnya dengan lebar tidak melebihi lebar laman disebut dengan nama “flange”.

    Jual Konstruksi Besi H Beam Bukit Tinggi

    ukuran besi h beam, tabel h beam, harga h beam, cara menghitung h beam, harga besi h beam, berat besi h beam, harga besi h beam bekas

    Baja I beam dan baja H beam digolongkan dalam kategori yang sama yaitu Wide Flange (WF). Wide Flange ialah baja penyangga yang didesain untuk menopang benda berat. Makanya Wide Flange digunakan untuk pembangunan struktur lantai, atap, kolom atau tiang pancang bangunan. Sebab dayanya itu pula maka baja Wide Flange juga diterapkan untuk perakitan rel kereta api dan jembatan. Kekuatan baja ragam Wide Flange ini dapat mengurangi jumlah struktur penopang yang dibutuhkan, memberi kesempatan bagi arsitek atau kontraktor untuk berkreasi mendesain bangunan. Jumlah struktur tiang penyangga yang sedikit berarti lebih sedikit pula jumlah zona yang digunakan untuk memasang tiang di tengah struktur bangunan. Ini berarti ruangan bangunan akan jadi lebih luas dan lebih terbuka.

    Seandainya Anda datang ke kios material, baja Wide Flange, baja I beam dan baja H beam acap kali kali dianggap baja yang sama sebab memang fungsi dan kegunaan baja I beam dan baja H beam ialah sama merupakan sebagai baja penyangga. Namun ukuran flangenya berbeda. Jadi Anda perlu tahu perbedaan keduanya agar Anda tidak salah membeli yang berujung pada perubahan struktur bangunan.

    Cara Menghitung H Beam

    Seperti telah disebutkan sebelumnya flange merupakan dua baja pengapit (kerap juga disebut sebagai komponen kuping), meski website adalah baja yang terletak di tengah. Untuk baja H beam, ukuran flangenya lebih lebar dari baja I beam. Jadi pada baja H beam jarak antara ujung kiri dan ujung kanan flange dengan web yang berada tepat di tengah lebih jauh dibandingi jarak antara ujung kiri dan ujung kanan flange dengan web pada baja I beam.

    Metode membaca tabel berat besi baja H Beam merupakan:

    Sebagai Model : L 100X100X6X8mm-12 M’ 206 kg 17. 167

    Artinya dimensi besi H beam tersebut yaitu :

    • Panjang 12 M
    • Tinggi 10 cm
    • Lebar 10 cm
    • Tebal Badan 6 mm
    • Tebal sayap 8 mm
    • Memiliki berat total 206 kg
    • Walaupun berat per M : 206 / 12 = 17. 167

    Baja H beam lebih fleksibel sebab baja H beam dapat disusun menjadi pelbagai ukuran. Kalau Anda memerlukan baja yang lebih panjang dari ukuran standar, karenanya baja H beam adalah pilihan yang sesuai. Baja H beam bisa diciptakan hingga menempuh panjang 330 kaki. Padahal ukuran panjang I beam lebih terbatas. Ukuran panjang maksimum yang bisa diciptakan dari baja I beam ialah 100 kaki. Lebih panjang dari itu maka daya topang baja I beam akan berkurang.

    Proses Pembuatan H Beam

    ukuran besi h beam, tabel h beam, harga h beam, cara menghitung h beam, harga besi h beam, berat besi h beam, harga besi h beam bekas

    Walaupun wujud kedua baja sama tapi terbukti sistem pembuatan I beam dan H beam berbeda. Baja I beam dibuat dengan sistem rolling. Metode rolling yakni sistem pembentukan metal dimana baja yang akan disusun dimasukkan ke suatu alat yang akan menggiling baja tersebut hingga ketebalan baja layak dengan yang diatur. Metode rolling sama seperti Anda menggiling adonan kue dengan rolling dimana adonan digiling supaya jadi tipis. Metode rolling inilah yang membikin flange I beam lebih kecil dari H beam. Ukuran I beam juga tergantung pada kapasitas mesin rolling yang dimiliki pabrik manufakturnya. Bila baja H beam lebih banyak dihasilkan dengan cara built up ketimbang sistem rolling dimana flange dan website diciptakan terpisah baru ditempelkan menyusun baja H beam. Makanya ukuran baja H beam lebih bervariasi menurut dimensi lebar dan tingginya.

    Baja I beam dihasilkan dengan cara rolling dimana bagian flange dan laman dibentuk dalam satu produksi. Kongkritnya bisa Anda amati di area sambungan antara flange dan situs. Di sana terdapat semacam lekukan yang menyatukan flange dan laman, lekukan ini disebut bevel, yang membuat flange dan situs menjadi satu kesatuan. Jikalau baja H beam, dua plat baja yang akan menjadi flange diposisikan mengapit di plat baja yang akan menjadi web. Lalu ketiganya dilas agar saling melekat sehingga membentuk H beam. Makanya apabila Anda observasi di area sambungannya Anda dapat memandang jelas bahwa H beam terdiri dari 3 plat baja yang saling direkatkan.

    Itulah perbedaan-perbedaan mendasar antara I beam dan H beam. Sekilas memang tak terlihat perbedaan kecuali bila Anda memperhatikannya dengan seksama. Tapi kini sesudah Anda mengetahui perbedaan ini, Anda tentu tidak akan kebingungan lagi saat membeli baja I beam atau H beam. Untuk bahan material yang digunakan pada cara kerja pembuatan, setiap pabrik manufaktur memiliki resep masing-masing, begitu juga dengan harganya. Pastikan Anda bertanya khususnya dahulu pada distributor sah bagaimana mutu bahan baja I beam atau baja H beam sebelum Anda mempertimbangkan membelinya.