Besi H Beam Potongan/Per Batang Dumai

  • distributordis@gmail.com
    Kantor Pemasaran

    Notice: Undefined variable: post in /home/disj4178/public_html/wp-content/plugins/php-code-widget.old/execphp.php(27) : eval()'d code on line 6

    Notice: Trying to get property of non-object in /home/disj4178/public_html/wp-content/plugins/php-code-widget.old/execphp.php(27) : eval()'d code on line 6

    PRODUK INI KOSONG!
    Anda jual produk ini? Letakkan No.Tlp Anda di Halaman Kami. Hubungi Kami ☎ 0813 3407 0056!!

  • Dalam sebuah proyek konstruksi baja, kadangkala kita kesulitan untuk menghitung volume material untuk bangunan struktur baja. Lebih-lebih bagi yang baru pertama kali terjun dalam dunia proyek. Untuk menghitung material konstruksi baja, hal pertama yang mesti kita kenal merupakan komponen pokok pembentuk struktur baja hal yang demikian.

    Bila Anda mencari info mengenai baja konstruksi Anda pasti akan menemukan bahwa rupanya baja konstruksi itu bervariasi wujudnya, modelnya, ukurannya, dan kandungan materialnya. Tetapi di sini kita tidak akan membahas seluruh jenis baja konstruksi. Pembahasan artikel kali ini akan difokuskan pada baja I beam dan H beam saja. Kenapa hanya dua tipe ini saja? Sebab dua tipe baja inilah yang paling kerap kali diaplikasikan dalam pembangunan struktur bangunan dan yang paling kerap kali membuat orang lazim linglung karena sekilas wujud kedua baja ini sama.

    Wujud baja I beam dan H beam sama, terdiri dari baja tipis vertikal yang diapit oleh dua baja horizontal. Jika Anda lihat ujungnya akan nampak seperti huruf Romawi I atau H tergantung bagaimana posisi baja yang Anda lihat. Baja vertikal yang berada di tengah disebut dengan nama “laman” sedangkan dua baja yang mengapitnya dengan lebar tidak melebihi lebar laman disebut dengan nama “flange”.

    Jual Konstruksi Besi H Beam Dumai

    Baja I beam dan baja H beam digolongkan dalam kelompok yang sama ialah Wide Flange (WF). Wide Flange yaitu baja penyangga yang didesain untuk menopang benda berat. Makanya Wide Flange dipakai untuk pembangunan struktur lantai, atap, kolom atau tiang pancang bangunan. Sebab kekuatannya itu pula maka baja Wide Flange juga diterapkan untuk perakitan rel kereta api dan jembatan. Daya baja macam Wide Flange ini dapat mengurangi jumlah struktur penopang yang diperlukan, memberi kesempatan bagi arsitek atau kontraktor untuk berkreasi mendesain bangunan. Jumlah struktur tiang penyangga yang sedikit berarti lebih sedikit pula jumlah zona yang diterapkan untuk memasang tiang di tengah struktur bangunan. Ini berarti ruangan bangunan akan jadi lebih luas dan lebih terbuka.

    Sekiranya Anda datang ke kios material, baja Wide Flange, baja I beam dan baja H beam tak jarang kali dianggap baja yang sama sebab memang fungsi dan kegunaan baja I beam dan baja H beam merupakan sama yaitu sebagai baja penopang. Namun ukuran flangenya berbeda. Jadi Anda perlu tahu perbedaan keduanya agar Anda tidak salah membeli yang berujung pada perubahan struktur bangunan.

    Tabel Ukuran Besi H Beam

    ukuran besi h beam, tabel h beam, harga h beam, cara menghitung h beam, harga besi h beam, berat besi h beam, harga besi h beam bekas

    Seperti sudah diceritakan sebelumnya flange yaitu dua baja pengapit (tak jarang juga disebut sebagai komponen alat pendengaran), sedangkan web yakni baja yang terletak di tengah. Untuk baja H beam, ukuran flangenya lebih lebar dari baja I beam. Jadi pada baja H beam jarak antara ujung kiri dan ujung kanan flange dengan laman yang berada ideal di tengah lebih jauh dibandingi jarak antara ujung kiri dan ujung kanan flange dengan situs pada baja I beam.

    Metode membaca tabel berat besi baja H Beam yaitu:

    Sebagai Teladan : L 100X100X6X8mm-12 M’ 206 kg 17. 167

    Artinya dimensi besi H beam tersebut ialah :

    • Panjang 12 M
    • Tinggi 10 cm
    • Lebar 10 cm
    • Tebal Badan 6 mm
    • Tebal sayap 8 mm
    • Memiliki berat total 206 kg
    • Meskipun berat per M : 206 / 12 = 17. 167

    Baja H beam lebih fleksibel karena baja H beam dapat disusun menjadi berbagai ukuran. Kalau Anda membutuhkan baja yang lebih panjang dari ukuran standar, karenanya baja H beam yakni pilihan yang sesuai. Baja H beam bisa dihasilkan hingga menempuh panjang 330 kaki. Walaupun ukuran panjang I beam lebih terbatas. Ukuran panjang maksimum yang dapat diwujudkan dari baja I beam yaitu 100 kaki. Lebih panjang dari itu karenanya kekuatan topang baja I beam akan berkurang.

    Proses Pembuatan H Beam

    ukuran besi h beam, tabel h beam, harga h beam, cara menghitung h beam, harga besi h beam, berat besi h beam, harga besi h beam bekas

    Meski bentuk kedua baja sama tapi rupanya cara pembuatan I beam dan H beam berbeda. Baja I beam dijadikan dengan sistem rolling. Metode rolling adalah cara penyusunan metal dimana baja yang akan dibentuk dimasukkan ke suatu alat yang akan menggiling baja tersebut hingga ketebalan baja pantas dengan yang ditetapkan. Sistem rolling sama seperti Anda menggiling adonan kue dengan rolling dimana adonan digiling agar jadi tipis. Cara rolling inilah yang membikin flange I beam lebih kecil dari H beam. Ukuran I beam juga tergantung pada kapasitas mesin rolling yang dimiliki pabrik manufakturnya. Bila baja H beam lebih banyak diciptakan dengan metode built up daripada cara rolling dimana flange dan situs dijadikan terpisah baru ditempelkan menyusun baja H beam. Makanya ukuran baja H beam lebih bervariasi berdasarkan dimensi lebar dan tingginya.

    Baja I beam dibuat dengan metode rolling dimana komponen flange dan web dibentuk dalam satu produksi. Kongkritnya bisa Anda amati di zona sambungan antara flange dan web. Di sana terdapat semacam lekukan yang menyatukan flange dan situs, lekukan ini disebut bevel, yang membuat flange dan laman menjadi satu kesatuan. Sekiranya baja H beam, dua plat baja yang akan menjadi flange diposisikan mengapit di plat baja yang akan menjadi situs. Lalu ketiganya dilas agar saling menempel sehingga menyusun H beam. Makanya bila Anda observasi di zona sambungannya Anda bisa melihat terang bahwa H beam terdiri dari 3 plat baja yang saling ditempel.

    Itulah perbedaan-perbedaan mendasar antara I beam dan H beam. Sekilas memang tidak terlihat perbedaan kecuali apabila Anda memperhatikannya dengan seksama. Namun kini sesudah Anda mengenal perbedaan ini, Anda tentu tak akan bingung lagi saat membeli baja I beam atau H beam. Untuk bahan material yang digunakan pada pengerjaan pembuatan, tiap-tiap pabrik manufaktur mempunyai resep masing-masing, demikian itu juga dengan harganya. Pastikan Anda bertanya terlebih dahulu pada distributor sah bagaimana kualitas bahan baja I beam atau baja H beam sebelum Anda memastikan membelinya.