Rangka Atap Baja Ringan Banda Aceh

  • Info Pemesanan?

    Kantor Pemasaran

    PRODUK INI KOSONG!
    Anda jual produk ini? Letakkan No.Tlp Anda di Halaman Kami. Hubungi Kami ☎ 0813 3407 0056!!

  • Sebagai bagian utama rumah yang berfungsi sebagai pelindung dari panas dan hujan, atap seharusnya kuat dalam rentang waktu lama. Salah satu hal yang memberi pengaruh kekuatan atap yakni rangka atap yang menyusun struktur utama atap sebelum ditutup dengan genteng pada tahap finishing. Ini ini, rangka atap baja ringan sedang hits akhir-akhir ini ini di kalangan masyarakat biasa dan penggiat konstruksi. Mengapa sebaiknya kita mempertimbangkannya sebagai komponen dari penyusun konstruksi rumah dan bagaimana sistem mengkalkulasi tarif pemasangannya? Review singkat homify kali ini akan mengupasnya khusus untuk pembaca setia kami.

    Material baja ringan dapat didefinisikan sebagai material baja yang lebih tipis dan ringan jika dibandingkan baja konvensional, namun daya tahannya dapat dipercaya untuk menopang bobot berat bangunan. Awal diciptakannya varian baja ini adalah berdasarkan fakta bahwa bahan penyusun baja yakni karbon dan besi yang akan rentan mengalami karat jikalau material ini terekspos air dan udara dalam waktu lama. Oleh sebab itu kecuali ringan, rangka atap baja ringan umumnya juga anti karat. Baja ringan mempunyai tiga varian (G250, G300, G500) yang dibedakan menurut kekuatan tarik tingginya, fungsi dan ketebalan 0, 20 hingga 2 mm.

    Kelebihan Atap Baja Ringan

    jenis baja ringan, menghitung baja ringan, ukuran baja ringan, cara pasang baja ringan, atap baja ringan, harga baja ringan, baja ringan kanopi, kekuatan baja ringan menahan beban

    Diperbandingkan rangka atap kayu atau baja konvensional, rangka atap memiliki beberapa kelebihan, yakni:

    Mempunyai kekuatan tarik yang tinggi tapi ringan

    Sifat baja ringan ini memudahkan cara kerja transportasi dan konstruksi rangka atap. Energi yang tinggi per satuan beratnya membuat baja ringan memiliki potensi bebab mati yang cukup kecil. Oleh sebab itu, baja ringan layak untuk digunakan sebagai struktur atap khususnya yang memiliki bentang yang cukup besar.

    Sifatnya liat serta mempunyai daktilitas yang bagus

    Sifat liat adalah kesanggupan sebuah material untuk mengabsorpsi daya dalam jumlah yang cukup besar. Baja kapabel menahan deformasi yang besar tanpa menyebabkan keruntuhan pada bobot tarik. Baja kapabel menahan bobot deformasi bagus selama pengerjaan fabrikasi, transportasi, maupun konstruksi tanpa menyebabkan kehancuran. Hal ini berbeda dengan material baja konvensional atau kayu yang bersifat keras dan getas yang akan lantas hancur apabila dikenai muatan kejut. Rangka atap baja ringan dapat dikasih kelenturan, bobot kejut, dan muatan geser sehingga wujud strukturnya malah bisa lebih fleksibel.

    Memiliki sifat yang seragam sebab diproduksi pabrik

    Baja diproduksi dengan standar kwalitas yang seragam sehingga kualitasnya tak banyak berubah sepanjang penggunaan. Karena diproduksi di pabrik, rangka atap baja ringan juga mempunyai kualitas yang tetap.

    Bendung terhadap serangan rayap sehingga lebih tahan lama

    Hal ini ialah kelebihan penggunaan rangka atap baja ringan dibandingi dengan kayu karena baja ringan tak terpengaruh serangan rayap. Oleh sebab itu rangka atap baja ringan memiliki umur gunakan yang cukup lama. Dalam situasi tertentu, rangka atap baja ringan juga tidak membutuhkan pemeliharaan atau perawatan yang intens. Hal ini dapat menghemat pengeluaran dalam bentang panjang.


    Bendung kepada karat

    Material baja ringan tahan terhadap karat sehingga tak memerlukan finishing cat lagi. Harganya juga lebih murah diperbandingkan stainless steel yang memiliki keunggulan yang sama. Sesudah dibongkar, baja ringan tetap memiliki poin yang dapat dimanfaatkan kembali. Baja ringan bisa didaur ulang setelah penggunaannya selesai sehingga lebih ramah lingkungan.

    Kerja pemasagan rangka atap baja ringan relatif kencang

    Progres instalasi atau pemasangan rangka atap baja ringan memerlukan waktu yang relatif singkat, yaitu sekitar tiga hari hingga satu minggu tergantung tingkat kerumitan dan luasan atap. Hal ini dikarenakan baja ringan gampang disambung dengan beragam ragam sambungan seperti baut, keling, atau las. Selain itu dengan muatannya yang ringan, mengurangi kesulitan selama proses konstruksi.